English
English
Vietnam

FIFA resmi melakukan perubahan aturan terkait kartu kuning pada ajang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kebijakan baru ini dibuat untuk mengurangi risiko pemain penting absen pada laga-laga krusial akibat akumulasi kartu kuning. Dengan format turnamen yang kini diperluas menjadi 48 tim, FIFA menilai perlu adanya penyesuaian aturan agar kompetisi tetap berjalan kompetitif dan tidak merugikan tim akibat sanksi yang terlalu ketat.
Dalam aturan baru tersebut, FIFA memberikan amnesti atau penghapusan catatan kartu kuning sebanyak dua kali selama turnamen. Penghapusan pertama dilakukan setelah fase grup selesai, sehingga semua pemain memulai babak gugur tanpa beban kartu kuning dari fase sebelumnya. Sementara amnesti kedua diberikan setelah perempat final, khusus bagi pemain yang masih bertahan hingga semifinal dan sebelumnya sudah mengantongi satu kartu kuning di fase gugur.
Sebelumnya, aturan serupa hanya diberlakukan satu kali setelah perempat final, dengan tujuan mencegah pemain absen di final karena akumulasi kartu di semifinal. Namun dengan penambahan babak 16 besar dalam format baru, FIFA menilai sistem lama perlu diperbarui agar lebih seimbang dan sesuai dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak. Perubahan ini diharapkan membuat pemain terbaik tetap bisa tampil di laga-laga penting tanpa terhambat masalah disiplin yang menumpuk.
Piala Dunia 2026 sendiri akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Dengan aturan baru ini, FIFA berharap turnamen dapat menghadirkan pertandingan yang lebih berkualitas karena pemain kunci dari setiap tim lebih terjamin untuk tetap bermain di fase-fase penentuan.